KEGAGALAN DALAM KULTUR JARINGAN

OK..!! semester lalu ada tugas kultur jaringan dan alhasil alhamdulillah dari 110 mahasiswa hampir 80 % GAGAL... sebenarnya apa sih penyebab dari kegagalan kultur jaringan? nah ini beberapa yang aku tahu dari penyebab kegagalan tersebut. dan bagi kalian yang masih mau mencoba kultur jaringan saya beri beberapa tips cara mencegah kegagalan tersebut!

A.   Faktor yang menyebabkan terjadinya kontaminasi pada media dan eksplan yang dikultur
1.      Kegagalan dalam sterilisasi
Sterilisasi dilakukan pada eksplan dan peralatan untuk melakukan kultur jaringan. Tunuannya adalah untuk mencegah adanya bakteri atau spora yang menempel pada eksplan ataupun peralatan. Namun terkadang sterilisasi yang dilakukan kurang, sehingga media masih terkontaminasi spora maupun bakteri.
2.      Terjadinya browning pada eksplan
Browning adalah suatu keadaan pada eksplan yang ditandai dengan warna coklat yang menandakan adanya senyawa fenol pada eksplan tersebut. Pada umumnya peristiwa ini menandakan kemunduran fisiologi eksplan sehingga eksplan mati dan tidak dapat tumbuh atau digunakan sebagai eksplan pada kultur jaringan.
3.      Kesalahan prosedur pelaksanaan
Pada pembuatan kultur jaringan membutuhkan ketelitian tinggi dan kehati-hatian. Dalam prosesnya masih banyak kesalahan pada prosedur kerja, sehingga dapat menyebabkan kontaminasi pada media ataupun eksplan.

B.     Cara mengatasi kontanimasi
1.      Sterilisasi dilakukan pada eksplan, media, peralatan, lingkungan kerja dan ruang kultur yang digunakan
2.      Berhati-hati dan menjaga kebersihan dalam pelaksanaan
3.      Penggunaan media yang mengandung antibiotik
4.      Penggunaan eksplan yang berukuran sekecil mungkin

5.      Pemotongan bagian teratas eksplan yang telah tumbuh. Bagian bawah eksplan disubkulurkan dan bagian bawah dibuang.

BATUAN BEKU

Fenomena meletusnya gunung berapi mengeluarkan lava yang nantinya dapat membeku membentuk batuan beku. Batuan beku dapat dilihat dari struktur, komposisi mineral, dan tekstur.
Batuan beku (igneous rock) adalah batuan yang terbentuk langsung dari magma, baik di bawah permukaan bumi (intrusive) atau di atas permukaan bumi (ekstrusif), cirri khas batuan beku adalah kenampakan kristalin, yaitu kenampakan suatu massa dari unit-unit kristal yang saling mengunci (interlocking).

Batuan beku atau batuan igneus adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik).

Batuan beku intrusif adalah batuan beku yang proses pembekuannya berlangsung dibawah permukaan bumi. berdasarkan kedudukannya terhadap perlapisan batuan yang diterobosnya struktur tubuh batuan beku intrusif terbagi menjadi dua yaitu konkordan dan diskordan. Konkordan adalah tubuh batuan beku intrusif yang sejajar dengan perlapisan disekitarnya. sedangkan diskordan adalah tubuh batuan beku intrusif yang memotong perlapisan batuan disekitarnya.

Bagan batuan beku Intrusif:



Batuan ekstrusi merupakan batuan beku yang terbentuk dari pembekuan magma di permukaan bumi. Batuan ini terdiri dari mineral-mineral yang dikeluarkan ke permukaan bumi baik yang di daratan maupun yang ada di permukaan laut.

Oksidasi Asam Lemak

oke,,, hari ini kita akan bahas tentang Oksidasi asam lemak. dari catatanku selama perkuliahan metabolisme inilah hasilnya...


Oksidasi asam lemak terjadi dalam tiga langkah yaitu, aktivasi, transport ke dalam mitokondria, dan oksidasi menjadi asetil – Ko.a (β oksidasi).


1.      Aktivasi
Dalam proses aktivasi, setelah dicerna oleh usus halus, asam lemak dibawa darah keseluruh tubuh, dalam hal ini dibutuhkan 2 ATP dan melepaskan 2 Pi. Setelah diaktivasi sudah dalam bentuk Fatty acil Co.A.

2.      Transport ke dalam mitokondria
Dalam proses ini terdapat 3 tahap reaksi oksidasi FA dalam mitokondria, yaitu:
1)      Oksidasi LCFA menjadi mol 2 c : asetil Co.A
2)      Oksidasi asetil Co.A menjadi CO2 dengan TCA
3)      Transfer elektron karier elektron yang tereduksi ke rantai enzim (fosforilasi oksidatif).

3.      β oksidasi
Setelah memasuki sel, FA masuk ke dalam matriks mitokondria untuk degradasi lebih lanjut. FA diaktivasi dengan enzim fatty acyl – CO A ligase atau Acyl Co. A synthase / thiokinase. Enzim ini spesifik untuk setiap jenis asam lemak (MCFA, SCFA beda dengan LCFA). Oksidasi LCFA melalui jalur metabol penghasil energi utama pada hewan, beberapa protista dan beberapa bakteri.
Elektron dari proses oksidasi FA melewati rantai respirasi mitokondria menghasilkan ATP (asetil Ko.A hasil okaidasi FA kemudian dioksidasi sempurna menjadi CO2 melalui TCA membentuk ATP sintase)
Pada beberapa vertebrata, asetil Ko.A hasil β oksidasi dirubah menjadi badan keton di dalam hati (larut dalam air) dan ditransport aktif ke otak dan jaringan lain pada saat gula tidak tersedia pada tumbuhan. Asetil Ko.A berfungsi utama sebagai prekursor bio sintesis (pembentukan kembali).
β oksidasi terdiri dari
1)      Dehidrogenasi / Oksidasi
Dehidrogenasi Berperan pada pembentukan rantai ganda antara atom C-C. Mempunyai akseptor hidrogen FAD⁺. Antara asam lemak yang berbeda panjangnya akan berbeda pula enzimnya. Dalam proses ini menghasilkan 2 ATP. Dalam dehidrogenasi akan kehilangan atom H+ dan bereaksi dengan O2.
Degradasi FA dengan jumlah C ganjil pada akhir β oksidasi, acetoacetil Co.A  dipecah akan menghasilkan propionil Co.A dan asetil Co.A. propionil Co.A diubah menjadi metilmalonil Co.A, metilmalonil Co.A dirubah menjadi suksinil Co.A, suksinil Co.A dirubah menjadi TCA.
2)      Hidratasi
Dalam proses ini disebut juga sebagai penambahan air. Tidak dibutuhkan dan tidak menghasilkan energi. Mengkatalisis hidrasi trans enoyl CoA. Penambahan gugus hidroksi pada C no. 3. Ensim bersifat stereospesifik. Menghasilkan 3-L-hidroksiasil Co. A
3)      Dehidrogenasi
Mengkatalisis oksidasi -OH pada C no. 3 / C β à menjadi keton
Akseptor elektronnya : NAD+ .
4)      Thiolisis
Thiolisis disebut juga dengan pemecahan molekul dari substrak. β-Ketothiolase mengkatalisis pemecahan ikatan thioester. Acetyl-CoA dilepas dan tersisa asam lemak asil ko A yang terhubung dgn thio sistein mll ikatan tioester. Tiol HSCoA menggantikan cysteine thiol, menghasilkan  fatty acyl-CoA (yang telah berkurang 2 C). 

Dalam 1 asam palmitat dapat menghasilkan 129 ATP.
Menghasilkan              : 8 asetil Co A             = 8 x 12 = 96 ATP (dalam mitokondria)
Mengalami 7 β oksidasi          :7 x 5               = 35 ATP   +
                                                                        = 131 ATP
Digunakan untuk aktivasi                               ________  _
                                                                        = 129 ATP


Pembentukan Benda-Benda Keton
Penimbunan senyawa keton dalam darah disebut ketosis dan pengeluaran melalui urine dapat mencapai 100 gram atau lebih tiap hari (ketonuria).
Asetil Co.A banyak dihasilakan saat asetil Co.A jumlahnya lebih banyak daripada aksalo asetat, terutama terjadi dihati. Ketika jumlah asetil co-A seimbang dengan jumlah oxaloasetat (untuk masuk ke siklus kreb), maka akan menjadi asam sitrat. Ketika jumlah asetil co-A tidak seimbang dengan jumlah oxaloasetat, maka tidak dapat  membentuk asam sitrat. Sehingga terbentuk benda keton. Hal ini terjadi saat metabolisme/degradasi lipid >> metabolisme/ degradasi.
Tiga senyawa keton antara lain Acetoasetat, D-3 - hidroksi butirat, dan aseton. Fungsi benda keton antara lain:
1.      Di otot, benda keton merupakan sumber energi.
2.      Keton sebagai sumber energi jika berada di seluruh sel selain sel hati.
3.      Di dalam hati tidak ada enzim 3-oxoacid co-A transferase, sehingga tidak dapat menggunakan keton sebagai sumber energi
Oxaloasetat, Hidroxybutirat, dan Asetone merupakan senyawa keton atau keton body’s. Ketika energi dari karbohidrat dan protein tidak cukup, maka akan terjadi pembongkaran lipid yang ada di jaringan adiposa. Sehingga lipolisis meningkat dan glikolisis menurun. Hal ini menyebabkan jumlah asetil co-A jauh lebih tinggi sehingga terjadi siklus samping yag menghasilkan keton.
Dalam biosintesis asam lemak oksalo asetat tidak dapat secara langsung memasuki mitokondria sehingga harus merubah diri menjadi piruvat. Perubahannya dapat digambarkan dalam siklus dibawah ini
biosintesis asam lemak
pembentukan malonil CO.A dari asetil
pemanjangan rantai



LUMUT

Lumut adalah tumbuhan yang sudah terbentuk embrio, berspora tapi belum mempunyai akar, batang dan daun. selalu terdiri dari banyak sel (multiselluler) dan dilindungi oleh lapisan sel-sel mandul, zigotnya berkembang menjadi embrio dan tetap tinggal di dalam gametangium betina. Oleh karena itu lumut dan tumbuhan berpembuluh pada umumnya merupakan tumbuhan darat tidak seperti ganggang yang kebanyakan aquatik. Lumut mengalami metagenesis yaitu terjadinya pergiliran keturunan antara gametofit dan sporofit. Gametofit merupakan tumbuhan lumut itu sendiri dan generasi yang menghasilkan sperma atau ovum, sedang sporofit merupakan generasi yang menghasilkan spora.
Lumut mempunyai anteridium (sel kelamin jantan) berbentuk seperti pada yang menghasilkan sperma dan arkhegonium (sel kelamin betina) berbentuk seperti botol yang menghasilkan ovum.
Selain pembiakan generatif lumut juga berkembangbiak secara vegetatif yaitu dengan kuncup dan daya regenerasi yang tinggi.
Menurut letak gametangia, lumut dibedakan menjadi :
·         Lumut berumah satu : bila anteridium dan arkegonium terdapat dalam satu individu.
·         Lumut berumah dua : bila dalam satu individu terdapat anteridium dan arkegonium saja
tumbuhan lumut dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
A. lumut daun



              








Disebut lumut daun karena pada jenis lumut ini telah ditemukan daun meskipun ukurannya masih kecil. Lumut daun merupakan jenis lumut yang banyak dijumpai sehingga paling banyak dikenal.

Pada Lumut daun, kapsul sporanya memiliki kolumela yang terletak di tengah dan dikelilingi oleh ruang yang berisi spora. Pada sporogonium muda, ruang sporanya diselimuti oleh jaringan asimilasi dan dibatasi oleh epidermis dari udara luar. Kolumela inilah yang berfungsi sebagai pemberi makanan dan penyimpan air bagi spora yang baru terbentuk.

B. lumut Hati


Lumut hati atau Hepaticae dapat bereproduksi secara seksual dengan peleburan gamet jantan dan betina, secara aseksual dengan pembentukan gemmae. Contohnya adalah Marchantia polymorpha.
Lumut hati membentuk massa berupa lembaran dengan tepi yang terbelah-belah (disebut talus) yang berbentuk seperti hati. Pada beberapa jenis, talus ini membentuk daun sehingga lumut hati dapat dibedakan menjadi lumut hati bertalus dan lumut hati berdaun (sering disebut lumut sisik). Contoh lumut hati bertalus yaitu Marchantia polymorpha, M. berteroana, Ricciocarpus natans, R. frostii. Lumut hati berdaun misalnya Porella.

C. Lumut Tanduk
    Di antara semua lumut, lumut tanduk adalah yang paling dekat hubungan kekerabatannya dengan tumbuhan vaskuler. Bentuk tubuhnya mirip lumut hati, tetapi sporofitnya membentuk kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk. 
Bentuk tubuhnya seperti lumut hati yaitu berupa talus, tetapi sporofitnya berupa kapsul memanjang. Sel lumut tanduk hanya mempunyai satu kloroplas. Hidup di tepi sungai, danau, atau sepanjang selokan. Reproduksi seperti lumut hati. 

tuas Manusia

Tuhan telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna. kita percaya bahwa segala sesuatu yang diciptakan Tuhan memiliki fungsi masing-masing. begitu pula dengan tubuh manusia yang telah diciptakan oleh Tuhan untuk mempermudah kegiatan manusia.

dalam dunia sains kita tahu bahwa pesawat sederhana diciptakan manusia untuk mempermudah kerjanya sehari-hari. padahal, rangka, otot, dan sendi manusia diciptakan salah satunya menggunakan prinsip pesawat sederhana

kita tahu bahwa lengan menggunakan prinsip tuas jenis ke-3. dimana siku sebagai titik tumpunya, dan telapak tangan sebagai titik bebannya.

lengan manusia
 lalu, tahukah kamu dimana letak tuas jenis ke-1 pada tubuh manusia? tuas jenis ke -1 terletak pada pangkal tulang leher manusia.



sedangkan pada tuas jenis ke-2 terletak pada saat kita memakai sepatu hak tinggi. penggunaan sepatu hak tinggi mengakibatkan ujung telapak kaki menjadi tumpu yang menompang beban. sedangkan betis menjadi kuasa, beban terletak pada tubuh bagian atas. pada penggunaan sepatu hak tinggi ini dapat mengakibatkan otot betis bekerja lebih berat daripada saat kaki berdiri dengan posisi normal. hal inilah yang banyak menyebabkan dampak negatif akibat penggunaan sepatu hak tinggi.

Jadi. Sudah pahamkah kalian bahwa bagian tubuh kita juga merupakan pesawat sederhana?

Kereta Api Berjalan

Tentunya kalian tahu tentang prinsip GLB.

Gerak lurus beraturan (GLB) didefinisikan sebagai suatu benda yang menempuh lintasan lurus dengan kelajuan tetap. pada gerak lurus beraturan berlaku persamaan S = v/t
Dengan ketentuan :     s = perpindahan (m/s)
                                    V = kecepatan (m)

                                    t = waktu tempuh (s)

Nah tahukah kalian bahwa kereta api yang berjalan diatas rel merupakan contoh dari prinsip GLB?
Yuk kita simak video berikut untuk mencari tahu jawabannya..!!!

Makhluk Paling Tua di Dunia

Ilmuwan menemukan makhluk mirip dinosaurus 10 juta tahun lebih tua dari dinosaurus yang dikenal sebelumnya. Herbivora terbaru itu bernama Asilisaurus kongwe

Asilisaurus kongwe


Hewan itu hidup di tengah periode Triassic yakni sekitar 245 juta tahun lalu.
Ilmuwan mengatakan usia yang diketahui memberi petunjuk bahwa dinosaurus itu ada di bumi pada masa yang lebih awal daripada yang pernah dipikirkan.
Mereka menjelaskan temuan tersebut dalam jurnal Nature. Studi tersebut ditemukan oleh Dr Sterling Nesbitt dari Universitas Texas di Austin di Amerika Serikat.

Sterling mengatakan, "bukti baru ini memberikan hasil, kemungkinan bahwa dinosaurus merupakan salah satu dari beberapa grup hewan yang berdiversifikasi pada periode Triassic termasuk Silesaurus, Pterosaurus dan beberapa grup keluarga buaya."
Dr Randall Irmis dari Museum Sejarah Alam Utah di Amerika Serikat yang juga terlibat dalam studi, itu mengatakan bahwa grup makhluk tersebut, yakni Silesaurus adalah keluarga terdekat dari dinosaurus.

"Silesaurus adalah dinosaurus layaknya monyet dan dekat dengan manusia, semacam sepupunya. Karena makhluk hidup memiliki satu pohon keluarga maka cabang lainnya harus ada dalam waktu yang sama, jadi hasil penelitian tersebut adalah jenis dinosaurus lainnya yang belum pernah ditemukan," ujar Irmis.

Dia juga mengatakan bahwa makhluk tersebut tidak seperti apa yang diharapkan oleh peneliti dalam sepupu dinosaurus masa awal yang seharusnya terlihat.
"Makhluk sangat kecil yang sangat aneh," tegas Irmis. "Kami selalu berpikir bahwa keluarga di awal yang kecil, bipedal dan karnivora. Mereka berjalan dengan empat kaki dan memiliki moncong serta gigi layaknya hewan herbivora."
Dr Paul Barret, seorang paleontologis dari Museum Sejarah Alam di London mengatakan bahwa temuan tersebut menyediakan pada para ilmuwan informasi yang penting tentang bagaimana dinosaurus berevolusi.


"Makhluk tersebut berbagi banyak fitur tubuh dengan dinosaurus," ujar Barret.
"Mereka menunjukkan kepada manusia fase pertengahan antara reptil primitif dengan dinosaurus yang lebih! terspes ialisasi."
Catatan fosil mengindikasikan bahwa grup makhluk primitif tersebut punah mendekati 45 juta tahun setelah kemunculan mereka. Sementara dinosaurus dilain pihak, lebih sukses berada di Bumi dengan usia sekitar 165 juta tahun.